oleh

Perbedaan WordPress vs Joomla vs Drupal

Pada perjumpaan kita kali ini adalah membahas satu-persatu mengenai Perbedaan CMS (Content Management System) antara WordPress vs Joomla vs Drupal sebagai berikut :

WordPress, Joomla dan Drupal adalah tiga CMS (Content Management System) yang paling di kenal dan di pakai oleh banyak pemilik website, ketiganya memiliki beberapa persamaan dasar yang sama, yaitu merupakan open source software, menggunakan MySQL sebagai database dan untuk mendukung tampilan web ketiganya dengan menggunakan tema, plugin, extensi, modul atau template.

Jadi, baik WordPress atau Joomla atau Drupal tentu memiliki perbedaan, perbedaan tersebut akan membantu kita yang bingung memilih CMS (Content Management System) mana yang cocok untuk keperluan sehari-hari.

Sekarang ini kami tampilkan sedikit penjelasan tentang CMS (Content Management System) WordPress, Joomla dan Drupal.

Negara kita Indonesia adalah merupakan negara ketiga yang paling banyak menggunakan WordPress sebagai CMS (Content Management System).

WordPress memang sangat mudah di gunakan, ia terkenal dengan kemudahannya dan pengoperasian website, oleh karenanya, WordPress terkenal di kalangan pengguna yang masih pemula.

Tidak semua pengguna WordPress masih pemula, ada juga perusahaan besar, seperti Spotify, CNN dan Time Magazine (website kita ini juga menggunakan CMS (Content Management System) WordPres), yang menggunakan WordPress sebagai platform untuk keperluan konten-konten mereka.

Jadi, jika yang ingin memiliki website yang mudah dan simpel, maka WordPress adalah suatu pilihan yang tepat, kenapa demikian? Berikut penjelasan tentang WordPress :

1. WordPress.org

Fitur-fitur yang di sediakan oleh WordPress sangat mudah untuk di pahami.

Dashboard dengan menu sederhana yang terletak di sebelah kiri, kita bisa membuat perubahan pada website, membuat post, menambah plugin baru atau mengganti thema.

Setiap kali versi terbaru muncul, akan ada pemberitahuan dalam dashboard. Kita hanya perlu klik pemberitahuan tersebut untuk menerapkan atau instalasi versi terbaru dari WordPress.

Tidak memerlukan pemahaman mengenai coding

Kita juga tidak perlu memahami bahasa coding atau hal-hal rumit seperti yang di kerjakan seorang developer. WordPress membuat para penggunanya mudah untuk menambah thema baru atau menyediakan pengaturan untuk setiap plugin yang terpasang tanpa harus mengelola database.

WordPress memiliki community support yang handal

WordPress memiliki pengguna yang tersebar di berbagai wilayah di dunia, bukan hal yang mengejutkan jika WordPress memiliki pengguna dan pengembang yang sudah terampil dalam menggunakan WordPress.

Ada banyak blog, buku, hingga video tutorial yang membahas tentang tips dan trik dalam menggunakan WordPress. Community support memiliki pengaruh besar terhadap beberapa hal, seperti tema dan plugin serta semua yang ada di WP store, itu semua mempermudah pengguna lain menggunakan WordPress.

2. Joomla.org

Joomla adalah CMS yang juga banyak di gunakan setelah WordPress, cara install Joomla tidaklah jauh berbeda dengan WordPress, tapi menginstall Joomla sedikit lebih lama dari WordPress.

Tidak semua orang ingin menggunakan CMS yang mudah dan minimalis, beberapa orang ingin menggunakan CMS yang lebih fleksibel untuk di bentuk dan di kelola.

Jika kita memerlukan CMS yang fleksibel, Joomla adalah jawabannya, CMS ini juga menyediakan framework yang memadai untuk developers, mereka juga menyediakan framework lengkap supaya developers bisa membuat aplikasi webnya sendiri.

Joomla juga cocok untuk mereka yang ingin membuat website yang lebih kompleks dari WordPress, kenapa Joomla cocok juga buat kita?

Berikut akan di jelaskan apa saja yang bisa kita lakukan membuat website dengan menggunakan Joomla.

Joomla memiliki banyak fungsi yang Out Of The Box

Setelah Joomla di instal, kalian akan langsung mendapat banyak built-in functionality, seperti SEO (Search Engine Optimization) dan Language Pack.

Joomla memiliki kemampuan untuk menambahkan metadata dan tags untuk konten-konten di website, setiap konten memiliki meta description, keywords dan lain-lain.

Sementara Language Pack menyediakan fitur yang menyediakan berbagai pilihan bahasa untuk website.

Joomla dalam hal bahasa menyediakan lebih kurang sebanyak 70 bahasa yang bisa di sesuaikan dengan kebutuhan.

Joomla menyediakan kustomisasi yang efektif

Joomla memberikan banyak ekstensi yang bisa membuat penggunanya bisa merubah tampilan website.

Tiga ekstensi utama yang bisa di gunakan untuk merubah tampilan di Joomla adalah Components, Plugins dan Modules.

Components adalah bentuk ekstensi paling besar, perubahannya berkaitan dengan situs dan admin website.

Plugins merupakan ekstensi yang berkaitan dengan konten yang ada di website, seperti ‘Load More Articles’ atau ‘Read More’.

Baca juga...  Beberapa Kesalahan SEO, Harus Di Hindari

Sementara Modules adalah ekstensi yang paling kecil, yang berkaitan dengan item di menu atau gambar banner.

3. Drupal.org

CMS yang paling di kenal juga adalah Drupal, CMS ini tidak hanya bisa di gunakan untuk mengelola konten, tapi juga bisa untuk framework.

Pengguna yang masih pemula akan kesulitan jika menggunakan CMS ini sebagai website pribadi, meskipun beberapa orang tetap bisa menggunakannya dengan baik.

Drupal mempermudah penggunanya untuk menambah konten, tapi akan cukup sulit ketika pengguna ingin mengubah tampilan atau menambah konten yang tidak tersedia sebelumnya.

Drupal adalah CMS yang paling fleksibel, fungsional dan dapat di andalkan, tapi untuk bisa mengoperasikan Drupal, perlu pengetahuan lebih tentang website dan hosting.

Bagaimana Drupal membantu kita kalau sudah bertaraf profesional? Berikut coba kita bahas.

Drupal sangat aman dan fitur plugin yang lengkap

Banyak organisasi pemerintah yang menggunakan Drupal, karena sangat aman, mereka menggunakan sistem pengaman yang di kelola oleh ahli, bahkan oleh tim yang lebih besar dari Drupal.

Sementara untuk plugin yang ada di Drupal, itu seperti potongan-potongan Lego, setiap plugin memiliki fungsinya masing-masing.

Plugin tersebut bisa di mix and match untuk mendapatkan fungsi yang di inginkan, berbeda dengan CMS WordPress dan Joomla, di mana plugin yang tersedia tidak bisa lagi di modifikasi, oleh karena itu, plugin yang di miliki oleh Drupal lebih beragam dari WordPress atau Joomla.

Memiliki fitur sorting

Drupal menawarkan tipe konten yang tidak terbatas, setiap tipe bisa memiliki ketentuannya sendiri, misalnya sebuah acara di sortir berdasarkan tanggal, lokasi dan waktu atau sebuah artikel di sortir berdasarkan nama pengarang, penerbit dan judul.

Ketika pengguna membuat sebuah konten, mereka juga bisa menentukan bagaimana konten tersebut akan terlihat, kemudian menambahkan fitur sortir di website.

Pengguna bisa menampilkan konten di mana suka dan bisa mengatasi traffic yang tinggi

Drupal tidak hanya menyediakan platform website untuk pengguna mempublikasikan kontennya, mereka juga bisa mempublikasikan konten di email, smartwatch, bahkan billboard.

Drupal juga memiliki manajemen sistem cache yang sangat baik dan menawarkan hosting partner yang bisa di andalkan.

Fasilitas ini yang akan menjamin, seberapapun trafficnya, website tidak akan mengalami crash.

Sekarang bagaimana?

Setelah secara singkat kita membahas tentang perbedaan WordPress vs Joomla vs Drupal, selanjutnya kita tentu akan membuat keputusan pada CMS mana yang di gunakan ketika membangun website.

WordPress adalah CMS yang cocok di gunakan untuk pengguna yang masih pemula dan tidak memerlukan banyak perubahan di websitenya, fitur-fitur yang di sediakan oleh WordPress sangat mudah untuk di mengerti dalam mengelolanya.

Ada banyak blog, buku, hingga video tutorial yang membahas tentang tips dan trik menggunakan WordPress.

Joomla cocok untuk para developers, karena lebih fleksibel jika di bandingkan dengan WordPres, CMS ini juga menyediakan framework yang memadai untuk developers.

Mereka juga menyediakan framework lengkap supaya developers bisa membuat aplikasi webnya sendiri, sementara Drupal cocok untuk pengguna yang lebih profesional, karena memiliki tingkat keamanan data yang sangat baik.

Fleksibilitas Drupal juga lebih baik dari WordPress dan Joomla, yang memudahkan penggunanya menyesuaikan website sesuai kebutuhan.

Sekarang tentunya kita sudah paham akan beberapa perbedaan antara WordPress vs Joomla vs Drupal, berikut CMS yang cocok yang di sesuaikan dengan tujuan masing-masing jika membangun atau membuat website.

1. WordPress: CMS cocok untuk para Beginners

2. Joomla: CMS cocok untuk para Web Developers

3. Drupal: CMS cocok untuk para Profesional

Salam Blogger!!!

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda dan Terima Kasih Atas Kunjungannya...

Artikel Terbaru