oleh

Beberapa Tanda Kita Mesti Pindah Ke Virtual Private Server (VPS)

https://www.rokanhulublogger.id/

Bagi yang website atau situs atau blognya sudah profesional dan mempunyai alur dan lalu lintas traffic tinggi, maka ada beberapa tanda  website kita mesti pindah ke Virtual Private Server (VPS), sekarang kita bahas pula mengenai beberapa tanda kita mesti pindah ke Virtual Private Server (VPS), muncul pertanyaan, kenapa mesti pindah pula hosting website kita?

Jawabannya tentu untuk lebih meng-optimalkan operasional website kita yang sudah bagus trafficnya, kalau situs ini yang anda baca sekarang sih belum pindah dan masih tetap hosting blogger hehee, jangankan pindah, punya hosting saja belum, cuma saya tahu dan ada pengalaman sedikit pada website lainnya yang saya ikut mengelolanya, artinya saya bekerja di situ.

Kembali ke beberapa tanda kita mesti pindah ke Virtual Private Server (VPS), hal ini ada beberapa tanda, yaitu :

  1. Traffic website kita sudah terlalu tinggi, atau pengunjungnya padat, misalnya seperti detik.com, lalu lintas pengunjung mereka ribuan perhari, puluhan perdetik dan ratusan permenit, tentu beban server jadi berat, inilah makanya mereka mempunyai Virtual Private Server (VPS) sendiri dan jalannya website detik.com tetap stabil tanpa adanya down.
  2. Kita sudah waktunya melakukan kontrol penuh terhadap server kita sendiri.
  3. Kita sudah tidak ingin lagi berbagi server dengan website-website lainnya.
  4. Kita sudah mulai banyak menggunakan atau mengelola konten website bersifat layanan streaming atau file sharing.
  5. Kita membutuhkan keamanan server yang lebih baik dan akurat serta terpercaya.
  6. Kita sudah waktunya bebas meng-instalasi aplikasi atau software pendukung konten apa saja di website kita sesuai dengan kebutuhan, kalau shared hosting ataupun yang profesional sekalipun belum bisa sebebas ini.
  7. Kita membutuhkan dedicated IP Address yang valid

 
Lalu kenapa menggunakan Virtual Private Server (VPS)?
Kita bisa dengan bebas membuat beberapa Akun Hosting untuk subdomain website kita lainnya dalam satu Virtual Private Server (VPS), dengan menggunakan panel WHM, kita bisa membuat beberapa cPanel khusus untuk mengelola banyak website kita dalam satu Virtual Private Server (VPS) atau server khusus kita.

Bisa menampung traffic website berapapun tingginya tanpa adanya gangguan, kecuali bila ada kesalahan atau kelalain team maintenance service kita sendiri, jika menggunakan shared hosting, kita bisa di-suspend karena traffic karena sudah melebihi batas yang sudah di tetapkan, inilah kelemahan besar shared hosting, tapi kita kan menggunakan ini dulu sewaktu website kita masih pemula atau masih berusia mudan dan traffic masih rendah ya bisalah menggunakan shared hosting biasa, sedangkan kalau menggunakan Virtual Private Server (VPS), tentu kita bisa meningkatkan, mempertahankan dan menaikkan lagi traffic tanpa batas atau super tinggi tanpa perlu khawatir terkena suspend pihak layanan hosting.

Baca juga...  BLOG, MELATIH KEMAMPUAN MENULIS

Server di Virtual Private Server (VPS) lebih stabil bila di bandingkan dengan shared hosting karena satu server khusus di gunakan untuk kita saja, kita tidak berbagi server dengan penggun lain seperti di shared hosting.

Dengan Virtual Private Server (VPS) kita mendapatkan Akses Root Kontrol penuh terhadap akses root membuat kita bebas melakukan konfgurasi pengaturan di website kita walaupun dengan banyak sub website kita di dalamnya, kita punya secara khusus kok, bebaaass.

Dengan resource yang lebih besar dan server lebih stabil membuat website kita memiliki uptime lebih tinggi bila di bandingkan ketika menggunakan shared hosting, bisa membuat file hosting kita bisa menyimpan file berukuran besar secara online di Virtual Private Server (VPS) kita.

Kita bahkan bisa membuat situs file sharing atau streaming menggunakan Virtual Private Server (VPS), kita bebas memilih resource sesuai kebutuhan, berbeda dengan shared hosting yang resourcenya harus mengikuti paket yang di tetapkan penyedia layanan hosting sesuai dengan yang kita beli dulunya pertahun, di  Virtual Private Server (VPS), kita bebas memilih resource yang kita butuhkan, mulai dari CPU, RAM, disk space sampai kepada bandwidth.

Dengan menggunakan Virtual Private Server (VPS), kita bebas menginstall aplikasi dan software apa saja, berbeda dengan shared hosting yang kita sudah jelas di batasi untuk install aplikasi atau software tertentu.

Kita secara bebas bisa memilih panel berbayar, seperti WHM (cPanel) dan Webuzo, kita juga bisa menggunakan panel gratis seperti VestaCP, Virtual Private Server (VPS), kita bisa membuat konfgurasi keamanan yang lebih aman dari konfgurasi dasar yang sudah disediakan oleh penyedia.

Jika menggunakan Virtual Private Server (VPS), kita akan di berikan alamat IP khusus yang hanya di miliki server kita sendiri, tidak seperti shared hosting yang memungut biaya tambahan untuk dedicated IP.

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda dan Terima Kasih Atas Kunjungannya...

Artikel Terbaru