oleh

Beberapa Kesalahan SEO, Harus Di Hindari

Kesalahan penerapan SEO yang harus di hindari

SEO atau Search Engine Optimization, sama seperti namanya adalah merupakan aktivitas yang di lakukan guna mengoptimasi traffic website kita.

Semakin meningkat trafik sebuah website, maka semakin meningkat pula tingkat engagement, hal ini akan sangat membantu buat bagi yang memiliki bisnis berbasis online.

Di zaman yang serba online, SEO adalah masih menjadi salah satu senjata ampuh guna membuat website kita ramai di kunjungi.

Banyaknya para pengguna internet juga semakin membuat persaingan antar bisnis online semakin ketat, oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui apakah SEO yang selama ini kita terapkan sudah benar atau belum.

Di sini akan membahas beberapa kesalahan SEO dalam penerapannya, apa saja yang harus kita hindari, berikut beberapa kesalahan SEO yang di hindari.

1. Jangan hindari teknis SEO

Teknis penerapan SEO pada website selalu mengacu pada setiap pekerjaan yang di lakukan pada situs web, selain daripada konten itu sendiri, karena kebutuhan SEO berkembang secara konstan dan menjadi lebih canggih.

Hal penting untuk memiliki dasar yang baik, yang akan membantu mengoptimalkan user experience pada website, dalam menghindari teknis SEO adalah kesalahan menerapkan SEO.

Penting juga untuk selalu melakukan audit teknis SEO sebelum membuat strategi yang bisa di tindaklanjuti kemudian, kunci teknis SEO yang harus di perhatikan oleh insan marketer adalah Crawlability dan Indexation.

Crawlability mengacu pada kemampuan dan efektivitas mesin pencari dalam mengakses dan mencari halaman dari situs website kita sebelum menambahkannya pada database, yang biasa di sebut dengan index.

Index akan terus di perbarui setiap kali Crawler datang ke situs website kita dan menemukan hal baru atau sesuatu yang di revisi.

Google senantiasa mengindeks halaman website sebelum halaman tersebut muncul di mesin pencari, jadi sangat penting untuk memastikan halaman website kita sudah terindeks oleh Google atau mesin telusur.

2. Jangan abaikan SEO On-site

SEO on-site adalah kinerjanya selalu mengacu pada sekumpulan taktik yang di tujukan untuk membuat website kita lebih search engine friendly.

Kita harus membuat taktik supaya halaman website sangat mudah di jangkau oleh mesin pencari, karena mesin pencari-lah yang crawling ke halaman website, kita dan harus memahami konten, struktur dan maksud dari website kita sendiri.

Ini sangat penting untuk kelansungan kehidupan website kita, supaya memperoleh ranking yang lebih tinggi dari indeks mesin-mesin telusur.

On-site SEO sama pentingnya dengan teknis SEO, jangan sampai melakukan kesalahan dalam menerapkan SEO dengan menomor-duakan on-site SEO, selain itu, panjang elemen lain juga perlu di perhatikan, seperti judul tags tidak lebih dari 60 karakter atau meta descriptions tidak lebih dari 156 karakter.

3. Selalu saja tidak memprioritaskan mobile friendliness

Kesalahan dalam menerapkan SEO lainnya adalah website yang sulit di akses dengan menggunakan mobile smartphone.

Google sangat jelas menyatakan maksud mereka untuk memprioritaskan website yang mengutamakan tampilan pada mobile, hal ini mengacu pada website yang menggunakan mobile version untuk mengindeks dan ranking untuk membantu pengguna yang lebih banyak mengakses melalui mobile smartphone.

Mobilegeddon merupakan pembaruan algoritma yang di lakukan oleh Google pada bulan April tahun 2015 silam, pembaruan ini secara signifikan mempengaruhi cara Google memberikan peringkat pada situs website.

Google menggerakkan 96% pencarian melalui ponsel, maka penting untuk memperhatikan mobile friendliness website kita.

Google’s Consumer Barometer, merupakan sebuah penelitian tentang studi konsumen yang di lakukan di 56 negara, melaporkan bahwa Asia mendominasi dalam hal penggunaan mobile smartphone.

Singapura adalah negara dengan persentase penggunaan smartphone tertinggi di Asia, yakni sebesar 91%, memiliki situs yang mobile friendly akan membuat kita lebih perhatian pada komponen yang penting, seperti load time atau desain yang responsif.

Sebaliknya, jika website kita tidak mobile friendly, maka kita akan kehilangan sebagian besar traffic yang potensial.

4. Jangan terapkan Keyword Stuffing

Google mendefinisikan keyword stuffing adalah sebagai upaya untuk memuat laman web dengan kata kunci atau angka untuk memanipulasi peringkat website dalam hasil pencarian.

Hal ini sangat tidak di sukai oleh mesin pencari, karena kita mencoba untuk mempermainkan sistem dengan memuat kata kunci pada setiap halaman.

Hal tersebut adalah salah satu upaya berbentuk menipu bot untuk menjadikan laman web ke peringkat pertama.

Baca juga...  Cara Mudah Setting All In One Seo Pack Untuk Optimasi SEO Pada WordPress

Taktik spam ini adalah taktik lawas alias jadul, tapi masih banyak saja yang melakukannya.

Algoritma akan mendeteksi dengan cepat jika kepadatan kata kunci terlalu tinggi dan di gunakan terlalu sering tanpa konteks dan relevansi dengann konten, jadi keyword stuffing sudah jelas merupakan kesalahan penerapan SEO.

5. Jangan suka instan dalam usaha membangun SEO

Para praktisi marketing biasanya memperkirakan empat hingga enam bulan sebelum akhirnya melihat hasil usaha dalam membangun sebuah SEO.

Untuk mempertahankan SEO, kita harus terus-menerus membuat konten yang relevan dan bernilai tinggi sesuai tema website, kita juga harus selalu memantaunya dengan cermat dan konsisten.

Membangun SEO website adalah merupakan investasi jangka panjang, bukan jangka pendek alias instan dan tidak hanya menggunakan satu taktik dan melupakan hal lainnya tapi malah merulakan pantangan mesin telusur.

Hasilnya memang tidak bisa langsung di rasakan, tapi jika kita tidak menggunakan SEO, bisnis atau usaha yang kita punya perlahan akan mengalami penurunan grafiknya.

6. Website kita lamban

Google suka dengan website yang cepat, makin cepat loading website kita, maka Google akan semakin menyukainya, kecepatan pada website adalah salah satu indikator kinerja utama website.

Faktor yang paling mempengaruhi dalam menentukan peringkat adalah user experience yang baik, maka ada baiknya jika kita menguji kecepatan halaman dengann menggunakan Google PageSpeed Insights.

Menurut Neil Patel, lebih dari 40 persen pengguna atau pengunjung akan meninggalkan website yang lambat, beberapa cara untuk mempercepat website misalnya dengan membatasi komponen website, menggunakan template atau thema yang minimalis dan mengoptimalkan visual.

Rekomendasi yang sering di berikan adalah dengan selalu mengoptimalkan gambar-gambar pada konten website, ada banyak website yang menggunakan gambar dengan ukuran yang besar dan ini adalah sebuah kesalahan menerapkan SEO.

Hal ini membutuhkan banyak waktu untuk memuat suatu laman website, dengan menggunakan gambar berukuran kecil, akan membantu situs mempercepat loading time.

Jika kita menggunakan WordPress, maka kita bisa cari plugin yang bisa membantu kita dalam memberikan ukuran yang pas untuk gambar atau desain konten website.

7. Membuat konten yang kurang baik

Kesalahan penerapan SEO yang terakhir adalah selalu melupakan kualitas konten, kualitas konten juga merupakan hal penting kita lakukan dan harus memiliki konten yang layak, setidaknya ada 300 kata.

Website kita bisa terlihat tidak meyakinkan jika hanya memuat konten yang singkat di bawah jumlah total kata hanya 300, konten yang terlalu singkat tidak akan terbaca oleh mesin telusur, perlu di ingat, bahwa kita menulis sebuah konten bukan untuk di baca oleh Google, melainkan untuk audiens atau pengunjung kita sendiri yang mencari suatu informasi.

Google sangat memperhatikan user experience, mereka lebih banyak membaca tingkat kemajuan zaman, apa-apa yang di inginkan oleh para pengguna, hal itulah yang di utamakan oleh Google, seperti mobile friendliness.

Semakin banyak pengguna yang mengakses website melalui smartphone, maka Google juga memberikan rangking yang baik untuk website yang mobile friendly, ingat…misi utama Google adalah mengatur informasi dari seluruh dunia dan memberikan jawaban sebaik mungkin atas apa yang di cari oleh para pengunjung mesin telusur.

Dalam hal kesalahan-kesalahan di atas adalah merupakan kesalahan yang umum sering di lakukan para pemilik website, sebagian besar orang mungkin sudah memiliki buku panduan bagaimana menerapkan SEO yang baik dan benar.

Tapi hal yang perlu di perhatikan adalah tidak ada strategi SEO yang mutlak bisa di lakukan oleh semua bisnis, kita tetap perlu mencari tahu secara spesifik apa yang di butuhkan untuk menaikkan ranking di Google.

Salam Blogger!!!

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda dan Terima Kasih Atas Kunjungannya...

Artikel Terbaru