oleh

Beberapa Indikator Utama SEO 2019

Indikator SEO terus berubah mengikuti update algoritma dari Google

Dalam membahas mengenai tips-tips untuk mengoptimasi SEO website kita, sebaiknya kita juga perlu memahami faktor atau indikator apa saja yang berpengaruh terhadap kualitas SEO.

Google menggunakan macam-macam indikator untuk menentukan halaman website mana yang paling layak berada di posisi teratas.

Indikator-indikator tersebut berfungsi untuk menilai semua halaman website di indeks Google dan menentukan posisi di hasil pencarian Google.

Sekarang berikut ini adalah delapan indikator utama SEO 2019, yaitu :

1. Struktur URL

Struktur URL yang baik memudahkan mesin pencari untuk mengenali website kita dan topik utama serta topik apa saja yang kita bahas di website kita.

Sebaiknya buat struktur URL yang sederhana namun mudah bagi mesin telusur untuk meng-indeksnya, yakni cukup mengandung nama domain dan judul artikel.

Berikut adalah contoh URL atau permalink yang terstruktur : https://websitekita.com/judulartikel atau jika menggunakan URL dengan “www”, yaitu : https://websitekita.com/judulartikel.

Kalau website ini tidak menggunakan “www”, singkat saja yakni : https://rokanhulublogger.id/beberapa-indikator-utama-seo-2019.

Keamanan Domain dan ekstensi

Keamanan merupakan hal krusial dalam dunia maya atau dunia internet, pengguna internet harus berhati-hati dalam memberikan informasi pribadinya kepada website untuk menghindari penyalahgunaan informasi pribadi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Google lebih mengarahkan pencarian pada website dengan standar keamanan yang baik.

Sejak 2014, Google mulai mengutamakan website-website yang keamanan domainnya di nilai baik.

Keamanan domain yang bagus dapat di lihat dari kepemilikan SSL (HTTPS) pada awal URL atau nama domainnya.

Selain itu, sejak Januari 2017 Google Chrome mulai menerapkan kebijakan website yang hanya menggunakan HTTP sebagai website tidak aman untuk menyerahkan informasi pribadi seperti alamat email dan rekening, terlebih lagi jika website kita adalah toko online.

Jika domain website kita masih menggunakan “HTTP”, misalnya http://www.websitekita.com/judulartikel, maka sebaiknya atau secepatnya untuk segera menggantinya ke HTTPS, seperti https://rokanhulublogger.id/beberapa-indikator-utama-seo-2019.

Topik Konten

Di poin pertama tadi sudah menjelaskan sedikit tentang struktur website yang baik, kita harus memiliki beberapa topik utama yang saling berhubungan untuk membangun struktur website yang baik.

Setelah menentukan beberapa topik utama, kita perlu membuat konten mengenai topik-topik tersebut, semakin banyak konten yang membahas satu topik tertentu, semakin besar kemungkinannya untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian topik tersebut.

Misalnya, kita membuat website kuliner dengan salah satu topik utamanya adalah review restoran, jika blog kita memiliki 30 konten yang membahas tentang hal tersebut, maka besar kemungkinannya untuk berada di posisi teratas hasil pencarian Google lebih besar di banding website dengan hanya 5 konten yang membahas topik serupa.

Search Intent

Search intent atau maksud pencarian adalah apa yang di inginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu, satu kata kunci bisa di maksudkan untuk dua hal yang berbeda atau lebih.

Misalnya, ketika memasukkan kata kunci “big bang theory”, maka pada halaman teratas di hasil pencarian Google adalah serial televisi Amerika yang berjudul The Big Bang Theory, bukan halaman yang membahas ledakan dahsyat (big bang theory).

Mengapa bisa terjadi seperti itu? Sebab kebanyakan pengguna yang mencari kata kunci “big bang theory” bermaksud untuk mencari serial televisi, bukan teori sainsnya.

Jadi Google mengutamakan halaman website yang sesuai dengan search intent mayoritas pengguna, sebelum menulis sebuah konten, pastikan kita menyesuaikannya dengan search intent pengguna terlebih dahulu.

Baca juga...  Cara Mudah Analisa Keyword Melalui Google Suggest

Konten yang tidak sesuai dengan search intent memiliki kemungkinan sangat kecil untuk mendapatkan posisi tinggi di hasil pencarian.

Struktur Konten

Konten yang sesuai keinginan para pencari saja belum cukup, kita harus membuat konten yang terstruktur dan mudah di mengerti oleh pembaca, mudahkan pembaca dalam menemukan jawabannya pada konten atau artikel kita.

Caranya adalah dengan menggunakan heading dan subheading untuk poin-poin paling penting dalam konten, sebagai tambahan, kita juga bisa menambahkan foto, gambar ilustrasi, infografk atau bahkan video untuk membantu pembaca memahami konten kita.

Pembaca akan menghabiskan waktu lebih lama di website kita jika mereka menyukai konten kita, semakin lama waktu yang mereka habiskan di website kita, maka semakin besar kemungkinan konten kita untuk mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian.

Meta Tags

Meta tags membantu Google untuk memahami keseluruhan konten di sebuah halaman website. Meta tags terdiri dari title tag dan meta description.

Pertama, title tag adalah judul artikel kita yang muncul di hasil pencarian, judul artikel tidak boleh terlalu panjang karena Google akan memotongnya dan di sesuaikan dengan standarnya.

Kedua, meta description adalah teks singkat yang menjelaskan tentang konten kita di hasil pencarian.

Teks ini terletak tepat di bawah judul dan URL artikel, Meta description biasanya terdiri dari 120 sampai 130 karakter.

Backlink

Backlink atau sering juga di sebut sebagai external link atau inbound link adalah link yang di pasang pada suatu website lain yang mengarah ke halaman website kita.

Backlink masih menjadi salah satu faktor penting untuk SEO, semakin banyak backlink ke website kita, Google akan menganggap website kita memiliki kredibilitas tinggi, tapi backlink tersebut juga harus berasal dari website atau blog yang berkualitas, bukan blog atau website abal-abal tentunya.

Kecepatan Website

Last but not least, faktor penentu SEO terakhir adalah kecepatan website, kecepatan loading website memegang peranan penting dalam kualitas SEO kita.

Google sudah menjadikan page speed (kecepatan loading halaman) sebagai salah satu indikator sejak 2010, tapi pada saat itu Google hanya fokus pada kecepatan loading di perangkat desktop.

Pada 2018, Google memperbarui regulasinya dengan mengikutsertakan kecepatan loading di perangkat mobile sebagai indikator SEO, jadi kecepatan website, baik di perangkat desktop maupun mobile, akan di nilai Google untuk menentukan peringkat di hasil pencarian.

Inilah faktor-faktor utama yang bisa berubah kapan saja mengikuti update algoritma Google, jadi mari kita bersama-sama selaku blogger atau pemilik website untuk selalu mengikuti perkembangan baru yang di rilis Google agar kita bisa menyesuaikan komponen-komponen SEO website kita dengan algoritma terbaru.

Sehingga dengan sedemikian tentunya website kita bisa mempertahankan peringkat pada algoritma Google, syukur kalau malah terus meningkat dari hari kehari.

Salam Blogger!!!

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda dan Terima Kasih Atas Kunjungannya...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru