oleh

Bagi Pemula Pada WordPress, Hindari Kesalahan Umum Ini!

Membuat website dengan WordPress dan sebagai CMS, tentu sangat bagus untuk orang-orang yang baru mulai membangun situs web pertama mereka. 

Hal itu tidak juga mengharuskan pengguna untuk bisa menulis kode-kode yang memusingkan kepala, sebab WordPress di buat dengan asaz SEO friendly dan mudah di kelola. 

Namun, ada beberapa kesalahan yang umum di lakukan oleh banyak pemula di WordPress. Sebenarnya, jujur ​​saja, kesalahan ini tidak hanya di lakukan oleh pemula saja, hal itu sebabnya kita berbagi beberapa kesalahan umum khususnya bagi para pemula, yang senior abaikan saja tulisan ini.

Berikut beberapa kesalahan bagi para pemula dalam membangun sebuah website atau situs blog untuk pertama kalinya :

1. Tidak Mengubah Permalink Dengan Benar

Ada baiknya untuk memikirkan permalink anda sebelum anda benar-benar mulai menggunakan WordPress dan Permalinks yang kita maksudkan adalah suatu nama yang sudah di berikan dan di maksudkan untuk menjadi permanen, jadi…setelah anda mengatur dan membuatnyanya, maka sebaiknya anda tidak perlu mengubahnya lagi, misalnya dalam hal ini adalah “Judul Artikel”.

Namun, jika anda memutuskan untuk mengubah permalink anda , URL posting anda tentu akan berubah, nah, ini berarti mesin pencari tidak dapat lagi menemukan posting anda karena telah di ubah dari pertama kalinya, sebab mereka telah mengindeks permalink yang lama atau yang pertama di buat. 

Pengunjung yang datang ke situs anda melalui mesin pencari dan dapat di pastikan akan berakhir pada alamat situs anda dengan pesan kesalahan yang mengatakan posting tidak dapat di temukan atau yang di kenal dengan istilah Pesan kesalahan 404, anda harus menghindari semua itu dengan cara apa pun.

Anda memiliki banyak opsi untuk di pilih ketika memutuskan setting-an struktur permalink website anda, namun dalam kebanyakan kasus, yang paling sederhana di buat dengan type /%postname%/cukuplah untuk membuat URL anda SEO-friendly.

2. Lupa Memperbarui

Di antara WordPress, semua plugin dan tema, mungkin sulit untuk melacak semua pembaruan yang di butuhkan situs web, hal ini terutama jika semuanya berjalan lancar dan akan sulit untuk melihat nilai langsung dalam meluangkan waktu untuk memproses pembaruan tersebut.

Dalam menjaga operasional suatu plugin, tema dan WordPress anda, selalu memperbarui adalah salah satu tugas paling penting yang harus anda lakukan sebagai pemilik situs web. 

Pembaruan tidak hanya menghadirkan fitur baru saja, tetapi sering kali memperbaiki masalah bug dan keamanan, hal terakhir yang mutlak di takuti adalah ketika anda lihat situs web yang diretas , bukan?

3. Memasang terlalu banyak plugin

Ada lebih dari lima puluh ribu plugin yang tersedia di repositori WordPress, jadi anda memiliki banyak opsi untuk di pilih, yang banyak membuat para pemula sangat tergoda untuk menginstal plugin tersebut, sebaiknya gunakan yang penting-penting saja.

Anda juga harus selalu memperbarui semua plugin yang di pasang, tetapi ada risiko lain juga, apalagi jika terlalu banyak plugin di pasang, resikonya adalah dapat memperlambat loading akses situs web anda, jadi segera evaluasi dengan cermat sebelum anda menginstal plugin.

Baca juga...  Cara Mudah Update Theme WordPress

Sebab secara teknis, satu plugin saja bisa mengacaukan seluruh situs web anda, jadi ini bukan hanya tentang jumlah plugin, tetapi juga tentang berhati-hati tentang apa yang anda tambahkan ke situs web anda.

4. Tidak membuat tema anak saat membuat perubahan

Saat membangun situs dengan platform WordPress untuk pertama kalinya, anda mendapatkan salah satu tema WordPress default dan mungkin tema ini tidak sesuai dengan kebutuhan anda, jadi anda sedang mencari tema baru.

Anda menginstal tema baru dan itu memang dapat berfungsi dengan baik, tetapi setelah beberapa saat, anda akan sadar, bahwa anda juga ingin mengubah beberapa hal. 

Sebelum anda menyelami bagaimana cara mengubah tema anda, sebaiknya anda harus membuat tema anak dan membuat perubahan dalam tema anak, dengan melakukan ini, maka anda akan yakin bahwa ketika tema awal anda melihat beberapa pembaruan, anda tidak akan kehilangan semua modifikasi anda pada pertama kali dan dapat anda kembalikan ke bentuk semula.

Ngomong-ngomong, ada kemungkinan besar anda ingin melakukan beberapa perubahan CSS dan Customizer untuk hal-hal yang anda perlukan, itu juga cadangan untuk mengembalikannya ke bentuk semula sebagai menjaga dari atau apabila terjadi hal-hal yang di luar kendali atau keinginan, artinya tema tidak rusak total.

5. Menghapus konten dengan cara yang salah

Salah satu kesalahan paling umum terjadi setelah situs anda aktif dan berjalan adalah suatu ketika anda mungkin saja ingin menghapus posting atau halaman, namun, karena mesin pencari telah mengindeks situs anda, maka konten yang di hapus di situs anda akan membuat pengalihan yang di kenal dengan istilah “halaman 404”, halaman tidak di temukan, jadi…pastikan anda menghapus halaman di situs anda dengan cara yang benar.

6. Tidak menghapus konten default

Saat anda pertama kali menginstal WordPress, WordPress akan membuat ‘Halaman Contoh’ dan posting ‘Hello World’ untuk anda, maka dalam hal ini pastikan anda telah menghapus halaman contoh default melalui menu halaman dan posting ‘Hello World’ melalui menu posting

Jangan sekali-kali membuat kesalahan tersebut di atas!

Ini dia…hal ini adalah kesalahan pemula yang paling umum di lakukan pada WordPress, meskipun anda mungkin telah memperhatikan beberapa hal yang tercantum di sini yang bukan hanya kesalahan pemula, sebaiknya dan malah harus adalah pastikan bahwa anda menghindari hal-hal di atas jika anda membangun situs web dengan WordPress.

Salam Blogger!!!

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda dan Terima Kasih Atas Kunjungannya...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru