oleh

Apa Itu List Building Dan Keuntungannya Bagi Website Kita?

Jika kita selaku pemilik atau pengelola sebuah blog atau situsweb, kalau sekiranya tidak membangun email list, maka adalah suatu kesalahan besar, karena berarti anda membiarkan lubang besar terbuka lebar dalam blog atau situsweb anda.

Bagi seseorang yang menyandang predikat seorang blogger, pebisnis online, ataupun seorang content marketer, dalam memiliki email list sangatlah penting, bahkan jauh lebih penting daripada memiliki follower atau like di social media.

lalu apa yang di maksud dengan lubang dalam blog atau situsweb anda?

Nah, menurut pengalaman kami, ketika anda sudah mendapatkan pengunjung dari mesin pencari atau social media, selanjutnya jika anda tidak melakukan menangkap email mereka, maka mereka akan pergi dan biasanya akan segera lupa dengan blog atau situsweb anda.

Jadi untuk mengatasi agar mereka tidak melupakan blog atau situsweb kita, maka solusinya adalah Email Marketing, jika kita bandingkan dengan follower di social media, maka email marketing memiliki keuntungan yang lebih besar.

Berikut beberapa alasan argumen tersebut :

  • Para pengguna email biasanya jarang mengganti email.
  • Para pengguna email yang aktif akan selalu membuka email mereka secara rutin.
  • Tidak akan terfilter oleh algoritma social media.
  • Tidak akan tertutupi oleh update-update dari orang lain pada berandanya, misalnya pada Facebook atau Twitter, dua media sosial ini jelas update selalu dan menimpa update kita.
  • Sudang jelas akan memberikan ROI dan tingkat konversi tertinggi.
Gambar email roi
Email ROI

Dari analisa yang di lakukan oleh HelpScout, email akan memberikan ROI yang lebih dari 2x lipat besarnya di bandingkan dengan iklan.

Email juga akan selalu memberikan konversi terbesar apabila di bandingkan dengan traffic dari seluruh search engine dan media atau jejaring sosial.

Karena inilah makanya para online marketer yang profesional selalu membangun email list untuk blog atau situsweb mereka.

Sekarang kita bahas apa itu list building…

Daftarkan Pada Salah Satu Email Marketing Tool

Kalau sekiranya anda belum juga mendaftar pada salah satu email marketing tool, maka segeralah daftar sekarang juga untuk kemajuan blog atau situsweb anda.

Pada plugin JetPack atau FeedBurner saja tidaklah cukup guna membangun email list, sebab keduanya tidak mengizinkan kita untuk mengirim email manual tanpa RSS Feed.

Nah, berikut ini beberapa email marketing tool yang bagus untuk anda.

  1. AWeber – (Bulan pertama $1).
  2. GetResponse – (Gratis bulan pertama).
  3. MailChimp – (Gratis 2000 email pertama).

MailChimp memang gratis untuk 2000 email pertama, namun aturannya jauh lebih ketat daripada yang lain, jika anda berniat mempromosikan suatu produk afiliasi lewat email, janganlah gunakan MailChimp.

Cara Mudah Mendaftar Dan Membuat List Baru Di MailChimp

Sekarang kita bahas, cara mendaftar dan membuat list baru di MailChimp, jika anda sudah memiliki akun di salah satu layanan email marketing, maka abaikan saja bagian ini.

Langkah pertama silahkan anda menuju ke MailChimp lalu klik tombol Sign Up.

Daftar Mailchimp
MailChimp

Selanjutnya anda masukkan data-data diri anda, isikan password anda dan setelah itu buka email yang anda gunakan untuk mendaftar lalu klik link konfirmasinya.

Mailchimp Toolbar

Terus anda klik “Lists” di navigation bar bagian atas dan klik “Create List”.

Lanjutkan dengan mengisi data sesuai yang di minta form, beserta data kontak anda pada semua kolom kecuali nomor telepon wajib anda isi.

Kalau sekiranya anda juga mempunyai email list dari tempat lain, misalnya FeedBurner atau WordPress JetPack, anda bisa import semua email tersebut ke dalam list mailchimp ini.

Cara Mudah Membuat Campaign Untuk Mengirimkan Email

Sekarang anda sudah memiliki email list, selanjutnya anda bisa segera mengirimkan email kepada mereka, caranya yaitu dengan membuat campaign baru.

Berikut keterangan tipe-tipe campaign dalam mailchimp :

  1. Regular, adalah untuk mengirimkan email standar kepada subscriber anda.
  2. Plain-Text, adalah sama juga seperti pada nomor 1, namun tanpa hiasan dan tracking.
  3. A/B Split, adalah untuk membuat 2 versi email dengan judul yang berbeda untuk menguji judul mana yang terbaik.
  4. RSS-Driven, adalah untuk mengirimkan email secara otomatis setiap kali ada konten baru di RSS website anda.

Anda pilih saja salah satu, kemudian pilih list mana yang ingin anda kirimkan email, lalu klik next.

Selanjutnya pada bagian Campaign Info, anda masukkan sesuai yang di minta, terus anda klik next setelah selesai.

Kemudian anda akan memilih template layout pada tahap ini, anda pilih saja yang sesuai dengan kebutuhan atau selera anda.

Tahap selanjutnya yang anda lakukan adalah adalah menulis isi email.

Tulis isi email

Untuk memulainya anda klik icon berbentuk pensil untuk mengedit isinya atau jika anda ingin menghapusnya, maka anda klik saja icon tong sampah untuk menghapus bagian tersebut.

Jika anda selesai menulis email, maka anda klik next untuk memeriksa kembali semuanya, bila sudah sesuai dan cocok maka silakan anda kirimkan email tersebut.

Cara Mudah Membangun Email List

Sekarang kita sudah memiliki akun di layanan email marketing, sekarang saatnya anda membangun daftar email, caranya mudah, yaitu dengan hanya menyediakan formulir pendaftarannya di website anda.

Berikut cara memasang opt-in form ini kita bahas untuk memudahkan anda dalam menggunakan WordPress dengan memanfaatkan beberapa plugin yang tersedia.

Letak Lokasi Pemasangan opt-in Pada Website

Penempatan form yang berbeda-beda akan memberikan hasil yang sangat berbeda, oleh karena itu sangat penting bagi anda untuk mengetahui beberapa letak lokasinya yang strategis pada homepage website atau situs blog anda, juga dengan catatan tidak ada juga salahnya jika anda memasang hal ini di lebih dari satu lokasi, justru hal ini di anjurkan, asalkan di pandang tidak mengganggu kenyamanan membaca para pengunjung website atau situs blog anda.

1. Opt-in form di sidebar

Lokasi pertama bisanya dan yang paling umum adalah pada sidebar website atau situs blog, sudah banyak sebenarnya para blogger yang memasang opt-in di sidebarnya, tapi sebagian besar melakukan dengan cara yang kurang tepat, karena hanya menggunakan kalimat standar, yaitu biasanya berisikan kata-kata “Berlangganan Newsletter”, terkesan membosankan, sebab pesan dalam isi opt-in form pada sidebar semestinya harus berbeda dan menjelaskan manfaatnya bagi para pengunjung untuk mendaftar.

Baca juga...  Cara Mudah Mendapatkan Uang Puluhan Juta Dari Internet Dalam Sehari, Benarkan?

Plugin WordPress Untuk opt-in di sidebar :

2. Opt-in form di bawah header (Feature box)

Feature box adalah optin form yang muncul tepat di bawah header anda dan di atas konten utama website atau situs blog anda.

Penempatan posisi ini akan mampu untuk menarik perhatian para pembaca di website atau situs blog anda, karena jelas langsung terlihat ketika mereka baru saja mendarat di website atau situs blog anda.

Opt-in form pada homepage yang di gabungkan dengan headline yang kuat, tentu saja akan memberikan conversion rate yang lebih tinggi bila di bandingkan terletak pada sidebar website atau situs blog anda.

Plugin WordPress untuk opt-in Pada Homepage website atau situs blog, yaitu :

3. Popup

Maksudnya adalah layar atau jendela yang muncul di halaman website anda dan anda bisa memunculkan layar popup yang berisi opt-in di website atau situs blog anda.

Optin popup

Walaupun terkesan akan mengganggu pengguna atau pengunjung website atau situs blog, kalau anda lakukan dengan tepat, maka popup ini bisa memberikan tingkat konversi yang sangat tinggi.

Popup yang baik pada website atau situs blog, biasanya muncul setelah beberapa detik dan tidak muncul lagi dalam beberapa hari kalau pengunjung telah menutup tanpa mendaftar.

Kesalahan utama pengguna teknik ini adalah dan sering terjadi yaitu selalu berulang kali memunculkan popup-nya di setiap halaman, walaupun sudah di tutup oleh pengunjung, jadi bisa juga menjengkelkan.

Plugin WordPress untuk popup :

4. Exit intent popup

Exit intent popup merupakan jenis popup yang muncul sesaat sebelum pengunjung keluar dari website, biasanya muncul saat mouse di arahkan ke atas (bagian tab) browser mereka kala berselancar di internet.

Tipe popup ini lebih tidak mengganggu pembaca, sebab hanya muncul ketika pembaca sudah selesai dengan urusannya, tetapi juga mampu memberikan tingkat konversi yang besar, jika anda sudah menggunakan popup biasa, jangan menggunakan exit intent.

Semua plugin yang di rekomendasikan pada bagian popup standart juga memiliki fitur exit intent.

5. Di tengah-tengah artikel

Opt-in form bisa juga anda letakkan pada tengah artikel, supaya terkesan menyatu dengan konten, pemasangan form ini sebaiknya tidak di semua artikel, tetapi secara manual di artikel-artikel yang rasanya anda anggap terbaik di website atau situs blog anda.

Plugin WordPress untuk opt-in di tengah artikel, yaitu :

6. Di akhir artikel

Secara logika, pengunjung yang membaca artikel anda dari awal hingga akhir, berarti tertarik dengan konten anda, sehingga besar kemungkinan mereka akan mendaftarkan emailnya lebih tinggi daripada orang lain.

Optin bawah artikel

Plugin WordPress untuk opt-in di akhir artikel :

7. Kolom komentar

Pada opt-in form ini, kalau pengunjung anda ingin berkomentar, berarti dia ingin berdiskusi dan mengenal lebih dekat anda selaku si pemilik website atau situs blog, tempat ini sangat efektif, sebab untuk berkomentar biasanya pembaca sudah memasukkan email, kita hanya tinggal menyediakan checkbox berlangganan saja.

Plugin WordPress untuk opt-in di komentar :

8. Panel horizontal di paling atas

Pada sisi teratas website atau situs blog adalah sisi yang paling menarik perhatian dan anda bisa memasang panel horizontal di bagian teratas website yang ikut turun ketika pengunjung men-scroll halaman.

Optin top bar

Plugin WordPress untuk opt-in di bagian atas halaman, yaitu :

9. Opt-in yang muncul setelah scroll

Tipe opt-in form berikut ini muncul setelah pengunjung melakukan scroll halaman sampai di titik tertentu, jenis ini memiliki tingkat konversi yang lebih tinggi daripada sidebar biasa dan tidak akan mengganggu kenyamanan pembaca.

Plugin WordPress untuk opt-in setelah scroll :

Cara meningkatkan conversion rate pendaftaran

Setelah memasang opt-in form di website atau situsblog anda, ada lagi berbagai cara yang dapat anda gunakan untuk meningkatkan rasio pendaftaran email dari pengunjung.

Judul opt-in sangat menentukan

Seperti yang sudah di jelaskan, kalau judul opt-in anda hanya berupa “langganan newsletter” tingkat konversinya akan sangat rendah, sebaiknya pada bagian judul anda harus dapat menarik perhatian pengunjung dalam kurang dari 8 detik.

Bandingkan 2 judul berikut ini :

  1. Berlangganan di (nama website anda)
  2. Dapatkan tips untuk mendapatkan uang puluhan juta dari blog.

Nah, sepertinya pada judul kedualah yang akan mendapatkan tingkat konversi yang tinggi di bandingkan pada judul pertama, karena judul kedua biasanya akan menarik para pengunjung.

Nah, begitulah beberapa cara bagaimana anda bisa membangun dan mengembangkan email list pada website atau situsblog anda, email marketing memberikan ROI tertinggi apabila di bandingkan dengan traffic dari social media dan iklan, sekarang cobalah segeralah membangun email list anda sendiri.

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda dan Terima Kasih Atas Kunjungannya...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru