oleh

6 Langkah Mudah Cara Optimasi SEO Off Page

SEO on page saja tidak cukup, anda juga perlu mengoptimasi website dari sisi SEO off page untuk meningkatkan kualitas SEO website secara keseluruhan, di artikel ini kami akan membahas apa itu SEO off page dan bagaimana cara mengoptimasinya secara lengkap.

Apa itu SEO Off Page?

SEO off page adalah langkah optimasi SEO yang di lakukan di luar konten atau website, jika di SEO on page anda hanya berkutat pada faktor-faktor SEO internal website, SEO off page menuntut anda untuk mengoptimasinya dari faktor-faktor eksternal, faktor eksternal yang di maksud di sini adalah dari inbound link atau backlink hingga share di media sosial. 

Salah satu kesalahpahaman soal SEO off page yang paling umum adalah SEO off page hanya membahas soal link building, padahal SEO off page jauh lebih luas dari itu.

Link building memang faktor terpenting dalam SEO off page, tapi bukan satu-satunya, ada berbagai langkah optimasi SEO off page dan kami akan menjelaskannya masing-masing secara lengkap di bawah ini. 

Langkah Mudah Cara Optimasi SEO Off Page

Setidaknya ada enam cara untuk Langkah Mudah Cara Optimasi SEO Off Page, cara tersebut adalah:

  1. Link Building
  2. Listing Bisnis
  3. Brand Mention di Media Online
  4. Google Bisnisku
  5. Review 
  6. Share di Media Sosial

1. Link Building

Bicara soal SEO off page memang tidak pernah bisa lepas dari link building. Link building merupakan faktor terpenting dalam SEO off page dan mengapa link menjadi faktor terpenting dalam SEO off page?

Sebab Google menggunakan algoritma bernama Page Rank. Page Rank adalah algoritma yang menilai kuantitas dan kualitas backlink yang ada di sebuah website, beberapa profesional SEO mengatakan, Page Rank sudah kedaluwarsa. Namun, faktanya Google mengkonfirmasi bahwa Page Rank masih menjadi faktor penilaian Google. 

Laporan dari Ahrefs pun membuktikan ada hubungan kuat antara jumlah inbound link atau backlink sebuah website terhadap performanya di hasil pencarian.

off page seo trafik
Sumber: Ahrefs

Grafik di atas menunjukkan bahwa semakin banyak referring domain, semakin bagus tinggi juga organic traffic-nya. Referring domain adalah domain yang memberikan inbound link atau backlink ke sebuah website. 

Oleh karena itu, anda perlu mendapatkan backlink atau inbound link berkualitas untuk memperkuat SEO off page website anda. Nah, dalam melakukan link building apa saja faktor-faktor yang perlu anda perhatikan? Setidaknya ada lima faktor yang perlu di perhatikan, berikut penjelasannya;

Page Authority dan Domain Authority. 

Setiap link punya kualitas berbeda, kualitas link dari website A berbeda dari link dari website B. Bahkan link dari halaman 1 di website A dan halaman 2 di website A juga punya kualitas yang berbeda. 

Kualitas link tersebut di ukur dengan skala Domain Authority dan Page Authority. Domain Authority adalah kualitas profil backlink di sebuah domain secara keseluruhan. Domain Authority juga di ukur dengan skala 1 sampai 100, semakin tinggi angkanya, semakin bagus juga kualitas link dari domain tersebut. 

Di sisi lain, Page Authority adalah kualitas link di sebuah halaman tertentu. Page Authority di hitung dengan skala 1 sampai 100, semakin tinggi angkanya, semakin bagus juga kualitas link yang di berikan halaman tersebut. 

Lalu bagaimana cara mengetahui DA dan PA sebuah website?

Anda perlu menggunakan aplikasi seperti Moz atau Ahrefs untuk mengetahui kualitas link sebuah website. Moz dan Ahrefs sama-sama merupakan aplikasi berbayar, sehingga anda perlu mengeluarkan sedikit biaya untuk menggunakannyada harga paket termurahnya adalah 99 US Dollar per bulan.

Walaupun begitu, anda bisa menggunakan versi trial dari Moz, dengan versi trial, anda punya kesempatan untuk mengecek kualitas link maksimal 10 kali. Ahrefs juga menyediakan versi trial selama tujuh hari dengan harga 7 US Dollar.

Ahrefs menggunakan nama metrik berbeda, yaitu URL Rating (UR) dan Domain Rating (DR). Namun, cara kerjanya hampir sama dengan PA dan DA. UR untuk mengukur kualitas link di halaman spesifik, sedangkan DR berfungsi mengukur kualitas link di domain secara keseluruhan. 

Nah, ketika akan melakukan guest posting atau bekerjasama dengan pemilik website, anda perlu mempertimbangkan kualitas UR/PA dan DA/DR mereka. Dengan begitu, anda bisa membangun link yang berkualitas untuk website anda. 

Dofollow dan Nofollow

Tidak semua link di deteksi oleh Google. Google hanya mendeteksi link yang bersifat dofollow. Apa itu dofollow? Dofollow adalah link yang di deteksi oleh bot Google, sehingga bisa meningkatkan kualitas authority sebuah website. Secara default, link di sebuah website biasanya sudah di atur sebagai dofollow.

Sebaliknya, nofollow link di sertai dengan nofollow tag yang memberikan sinyal kepada Google untuk tidak mendeteksi link tersebut, jadi link yang bersifat nofollow tidak akan berpengaruh pada kualitas authority website anda. 

Bagaimana cara mengetahui mana link dofollow dan mana link nofollow? Caranya cukup mudah, anda hanya perlu memasang ekstensi Chrome NoFollow. Ekstensi ini akan memberikan highlight pada tautan-tautan yang bersifat nofollow.

Lalu jenis link mana yang bagus untuk website anda? Sebenarnya, ini tergantung tujuan anda, jika tujuan anda adalah meningkatkan authority website, sebaiknya usahakan untuk mendapatkan kerjasama link yang bersifat dofollow.

Berbeda jika fokus anda hanya traffic, tautan bersifat nofollow tetap memberikan kontribusi untuk website anda, yaitu berupa traffic. Namun, link nofollow tidak akan berpengaruh apa pun terhadap kualitas authority website. 

Anchor text

Anchor text adalah teks berisi link yang bisa di klik pengunjung website. Google menyatakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pencarian adalah anchor text. Link dengan anchor text yang sama persis dengan kata kunci yang di targetkan menghasilkan kualitas pencarian lebih baik di banding yang tidak.

Anda memang tidak bisa selalu mengontrol anchor text di link website lain, kecuali anda memintanya secara spesifik kepada pemilik website, walaupun begitu, anda juga perlu berhati-hati, sebab terlalu banyak inbound link atau backlink dengan anchor text yang sama persis bisa mengakibatkan penalti Google

Relevansi

Relevansi juga menjadi faktor penting yang harus anda perhatikan ketika membangun backlink, usahakan untuk mendapatkan backlink dari website yang masih satu niche dengan website anda.

Misalnya, website anda berada di niche kuliner, maka sebaiknya anda mendapatkan backlink dari website yang membahas tema serupa, begitu juga dengan niche lainnya, mendapatkan inbound link atau backlink dari niche yang sama punya nilai lebih di banding backlink dari niche berbeda.

Baca juga...  Cara Menggunakan Kartu Twitter Pada Menu Plugin Yoast SEO

Traffic

Faktor terakhir yang perlu di perhatikan ketika membangun backlink adalah traffic, semakin tinggi traffic sumber backlink, semakin besar juga kemungkinan anda kebanjiran traffic dari link di website tersebut, sebab kemungkinan link menuju website anda untuk di klik semakin besar. 

Idealnya, anda perlu mendapatkan backlink dari website dengan authority bagus, memberikan link dofollow, menggunakan anchor text yang sesuai, relevan dengan website anda dan traffic yang tinggi. Sayangnya, belum tentu semua website menyediakan lima hal tersebut, ada beberapa yang hanya memiliki dua dari tiga hal tersebut atau bahkan hanya satu.

Di sinilah tugas anda, yaitu memilah faktor mana yang perlu di prioritaskan, jika tujuannya untuk membangun authority website anda, PA/UR dan DA/DR bisa di prioritaskan. Namun, jika membutuhkan traffic besar saja, anda perlu memprioritaskan traffic di banding authority website.    

2. Listing Bisnis

Terdaftar di listing bisnis online juga akan membantu SEO off page anda, ada beberapa listing bisnis yang bisa anda manfaatkan, beberapa di antaranya adalah Trip Advisor, Zomato dan GrabFood. 

Trip Advisor adalah situs review yang menampung listing bisnis di bidang penginapan, tempat rekreasi, hingga restoran, sedangkan GrabFood dan Zomato di khususkan hanya untuk restoran. 

GrabFood sebenarnya bukan situs review seperti Zomato. Akan tetapi, jika mendaftar sebagai merchant GrabFood, bisnis anda akan mendapatkan satu halaman khusus di websitenya, tentunya ini bisa bermanfaat untuk SEO off page anda. 

Untuk mendaftarkan bisnis anda di ketiga layanan tersebut, anda bisa membuka tautan berikut:

3. Brand Mention di Media Online

Biasanya setelah melakukan sebuah kampanye atau kegiatan tertentu, bisnis anda bisa mendapatkan brand mention dari media online, salah satu contohnya, setelah Niagahoster menjalankan kampanye #TrashTag awal 2019, MIX Indonesia menyebutkan brand Niagahoster di salah satu artikelnya.

Apakah penyebutan brand tanpa link ke website seperti di atas bisa berpengaruh terhadap SEO off page? Apakah anda bisa mendapatkan keuntungan dari penyebutan nama tanpa link ke website?

Jika bicara soal keuntungan, tentu anda tetap mendapatkan keuntungan ketika nama bisnis anda di sebutkan oleh media online, dengan begitu, pembaca media online tersebut semakin familiar dengan website anda.

Akan tetapi jika di lihat dari kacamata SEO off page, penyebutan nama tanpa link tidak terlalu memberikan efek besar, sebab hal tersebut tidak bisa berkontribusi pada authority anda maupun traffic. 

Walaupun begitu, jangan kecewa dulu, sebab dengan adanya brand mention, artinya media online tersebut sudah familiar dengan bisnis anda. Anda bisa menghubungi media online tersebut dan meminta mereka untuk menambahkan link ke website anda di artikel mereka. 

4. Google Bisnisku

Google Bisnisku adalah layanan listing bisnis gratis dari Google, siapa pun yang punya bisnis, bisa mendaftarkan bisnisnya di Google Bisnisku. Google Bisnisku ternyata bermanfaat untuk meningkatkan kualitas SEO off page anda, terutama untuk SEO lokal.

Dengan mendaftar Google Bisnisku, bisnis anda akan semakin mudah muncul di hasil pencarian lokal. Selain itu, bisnis anda juga akan muncul di Google Maps. Di tambah lagi, bisnis anda juga punya kesempatan semakin besar untuk muncul di kotak snack pack hasil pencarian Google.

Cara mendaftarnya pun cukup mudah, jika masih ragu bisa anda baca di sini Cara Mudah Mendaftarkan Website Pada Google My Business. Lalu apa pula itu Google Bisnisku? Bisa anda baca di sini Sekilas Tentang Google My Business

5. Review

Review mengenai produk dan bisnis anda juga punya pengaruh cukup penting terhadap SEO off page. Laporan dari Moz menunjukkan bahwa review menjadi faktor penting ketujuh pada SEO lokal.  

Review yang di maksud di sini tidak hanya dari review Google Bisnisku, tetapi juga dari situs-situs review lainnya, semakin positif review yang di berikan, semakin besar pula perannya terhadap SEO off page website anda. 

Sayangnya, pelanggan seringkali malas untuk memberikan review produk, untuk mengatasi hal itu, anda bisa mengadakan giveaway agar pelanggan termotivasi menuliskan review produk anda. Anda bisa mengarahkan mereka untuk review di blog masing-masing, di akun Google Bisnisku atau di situs review tertentu. 

6. Share di Media Sosial

Google secara resmi menyatakan, bahwa share di media sosial bukan termasuk faktor ranking dan tidak berpengaruh pada SEO secara langsung, salah satu dugaan alasan share di media sosial tidak di masukkan sebagai faktor ranking adalah terlalu mudah di manipulasi, anda bisa mendapatkan ribuan like dan share dengan harga terjangkau. 

Lalu mengapa share di media sosial masih kami masukkan sebagai salah satu langkah SEO off page? Sebab share di media sosial yang asli (bukan dari hasil membeli) tetap punya pengaruh secara tidak langsung ke SEO off page. 

Semakin banyak yang membagikan konten anda di media sosial, semakin besar pula kemungkinan untuk menjangkau orang-orang untuk membaca konten anda, dengan begitu potensi konten anda untuk di bicarakan, di bagikan kembali atau bahkan di rujuk di website/blog/media online semakin besar. Oleh karena itu, share media sosial tetap penting untuk SEO off page meskipun tidak secara langsung. 

Kesimpulan

SEO off page memang cenderung lebih sulit di banding SEO on page, sebab sebagian besar faktor SEO off page tidak bisa anda kontrol sepenuhnya. Namun, semua kerja keras itu akan terbayar ketika authority dan traffic anda meningkat setelah menerapkan semua langkah optimasi SEO off page.

Namun, sebelum mulai menerapkan SEO off page, pastikan anda sudah tuntas dalam mengoptimasi website dari sisi on page. Mengapa ini penting? Sebab tanpa kualitas SEO on page yang bagus, website-website lain akan enggan untuk merujuk ke website anda, akibatnya, potensi mendapatkan inbound link/backlink ke website anda pun semakin kecil.

Jadi, sebaiknya benahi SEO on page secara tuntas terlebih dahulu, baru anda bisa menerapkan SEO off page dengan maksimal. 

Komentar

Tinggalkan Balasan Anda dan Terima Kasih Atas Kunjungannya...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru